Hari Pertama di lokasi wisata, tadinya kami berencana untuk mengunjungi lokasi penangkaran penyu, tapi karena hari sudah sore, akhirnya kami putuskan untuk langsung meluncur ke pantai. Jalanan agak rusak pada waktu itu, sehingga kami harus berhati-hati. Tiket masuk ke area pantai Ujung Genteng adalah Rp 18.000 /mobil (dan ini resmi dari Pemda), tapi jangan kaget, karena begitu memasuki kawasan Bandara Atang Senjaya, kita akan kembali dipungut tiket oleh para pemuda sekitar kampung dengan sejumlah Rp 5.000/mobil.
- Pantai Ujung Genteng
Pantai Ujung Genteng sendiri, tampak tidak terawat, meski pasirnya putih dan bagus (Anyer mah kalah dah). Namun, untuk masalah fasilitas seperti tempat pemandian( meski dikelola warga setempat) masih kalah jauh dengan Anyer atau Carita.
- Pasir putih Pantai Ujung Genteng
Hari Kedua, pagi..., kami diantar oleh guide Villa Amanda Ratu diantarkan mengunjungi Gua Gunung Sungging yang katanya merupakan petilasan Prabu Siliwangi. Gua ini sangat unik karena terletak di area persawahan penduduk. Menurut kuncennya,luas area gua adalah sekitar 6 ha., dan tidak akan khatam oleh 3 hari 3 malam (ya...eyalah). Pintu masuk gua sangat unik karena hanya berukuran setinggi 50cm, sehingga kita harus menunduk untuk memasukinya. Tapi jangan heran, karena begitu kita masuk, area gua ternyata sangat tinggi dengan persediaan oksigen yang cukup, sehingga gua tidak berbau (subhanallah). Memasuki gua tersebut, kita harus diantar oleh kuncen, dengan membayar uang lampu Rp 150.000 (seratus lima puluh ribu).
- Area menuju Gua
- Stalaktit berbentuk mulut buaya
- Stalagmit di Gua Gn Sungging
No comments:
Post a Comment