Thursday, September 8, 2011

Oleh-oleh Lebaran dari Ujung Genteng, Sukabumi Selatan (bagian 1)

Ujung Genteng merupakan daerah pesisir pantai selatan Jawa Barat yang terletak di Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi dengan jarak tempuh sekitar 220 kilometer dari Ibu Kota Jakarta atau 230 kilometer dari Kota Bandung. Waktu tempuhnya sekitar enam atau tujuh jam perjalanan bermobil. Lebaran hari kedua, kami memutuskan untuk berwisata ke Ujung Genteng Sukabumi Selatan. Sebuah daerah, yang dalam benak saya pastinya merupakan daerah yang terasing dan sangat jauh dari peradaban kota, namanya juga Ujung hehe.
Kami mengambil jalur alternatif Pelabuhan Ratu yaitu melewati Cikidang, dengan maksud agar tidak terjebak kemacetan di sekitar Pasar Cibadak. Karena hari pertama, kami menempuh perjalanan sampai sekitar 8 jam, kami memutuskan untuk beristirahat di Cikidang Hunting Resort. Esok harinya kami melanjutkan perjalanan dengan waktu tempuh sekitar 6 jam karena kami belum menguasai medan, sedangkan jalan menuju ke Ujung Genteng sangatlah mendaki dan berkelok. Tapi, pemandangan yang sangat indahlah yang membuat perjalanan kami tidak membosankan.
Hari pertama kami menginap di Villa Amanda Ratu, di lokasi ini pemandangan yang kami temui sangat indah, dan membuat decak kagum terhadap sang Pencipta, dan bangga menjadi orang Jawa Barat, karena ternyata daerah kami juga punya tempat wisata yag tidak kalah indah dengan Bali atau Lombok, alhamdulillah.
Villa Amanda ratu merupakan penginapan yang berlokasi sebelum pantai Ujung Genteng. Saat liburan, Villa ini selalu penuh pengunjung, meskipun harga yang ditawarkan relatif mahal (sekitar Rp 1.050.000/malam untuk villa berkamar 2) tapi saya agak kecewa, karena kebersihan dan fasilitas yang kurang terjaga. Sepertinya pihak pengelola agak keteteran dari segi pendanaan, karena tingkat hunian villa hanya penuh pada saat liburan panjang saja. Sangat disayangkan, padahal jika melihat lokasi, villa ini cukup menjanjikan untuk dikembangkan.


13153595311522230168
tanah lotnya amanda ratu


13153684251030553762
taman alam di sekitar Villa Amanda Ratu


1315368482453229914
batu karang di Villa Amanda Ratu


1315368537417752678
sisi lain pemandangan tanah lot amanda ratu

Oleh-oleh Lebaran dari Ujung Genteng, Sukabumi Selatan (Bagian 2)

Hari Pertama di lokasi wisata, tadinya kami berencana untuk mengunjungi lokasi penangkaran penyu, tapi karena hari sudah sore, akhirnya kami putuskan untuk langsung meluncur ke pantai. Jalanan agak rusak pada waktu itu, sehingga kami harus berhati-hati. Tiket masuk ke area pantai Ujung Genteng adalah Rp 18.000 /mobil (dan ini resmi dari Pemda), tapi jangan kaget, karena begitu memasuki kawasan Bandara Atang Senjaya, kita akan kembali dipungut tiket oleh para pemuda sekitar kampung dengan sejumlah Rp 5.000/mobil.



13153706152056490000
Pantai Ujung Genteng

Pantai Ujung Genteng sendiri, tampak tidak terawat, meski pasirnya putih dan bagus (Anyer mah kalah dah). Namun, untuk masalah fasilitas seperti tempat pemandian( meski dikelola warga setempat) masih kalah jauh dengan Anyer atau Carita.

















1315370552990406024
Pasir putih Pantai Ujung Genteng

Hari Kedua, pagi..., kami diantar oleh guide Villa Amanda Ratu diantarkan mengunjungi Gua Gunung Sungging yang katanya merupakan petilasan Prabu Siliwangi. Gua ini sangat unik karena terletak di area persawahan penduduk. Menurut kuncennya,luas area gua adalah sekitar 6 ha., dan tidak akan khatam oleh 3 hari 3 malam (ya...eyalah). Pintu masuk gua sangat unik karena hanya berukuran setinggi 50cm, sehingga kita harus menunduk untuk memasukinya. Tapi jangan heran, karena begitu kita masuk, area gua ternyata sangat tinggi dengan persediaan oksigen yang cukup, sehingga gua tidak berbau (subhanallah). Memasuki gua tersebut, kita harus diantar oleh kuncen, dengan membayar uang lampu Rp 150.000 (seratus lima puluh ribu).



13153707091974826194
Area menuju Gua


13153708471236018021
Stalaktit berbentuk mulut buaya


1315370902857791523
Stalagmit di Gua Gn Sungging

Pantai Pangumbahan, Tempat Penangkaran Penyu Hijau (INI MURNI TULISAN SAYA DI KOMPASIANA)


Lokasi pantai pangumbahan tidak jauh dari pantai Ujung Genteng, dengan kata lain, pantai ini masih berada pada satu garis. Ujung Genteng dan Pangumbahan merupakan tetangga desa. Menuju Pantai pngumbahan dari Ujung Genteng kita akan dihadapkan pada medan yang cocok untuk mobil off road (karena jalannya yang bergelombang) serta masih sangat asli, saran saya, jangan memakai sedan jika ingin berwisata ke lokasi Ujung genteng dan sekitarnya. Sebelum Pantai Pangumbahan, sebetulnya ada sebuah lokasi yang cocok untuk dipakai berselancar, namanya dikenal dengan Akuarium. Pertama saya heran ketika mendengar nama akuarium, saya pikir seperti di Sea World lah, atau minimal seperti di Bunaken. Ternyata daerah yang dinamakan aquarium, adalah hamparan karang, yang terletak setelah pasir putih, dimana banyak ikan-ikan yang terperangkap di sela karang. Pendek kata... lokasi wisata di Sukabumi Selatan tidak akan habis untuk saya ceriterakan, karena pemandangan yang luar biasa indah dan masih asri (meski belum terawat).


13153728711988692449
aquarium laut


131537292925723181
karang nan bersih dan indah


1315372997126808531
Senja di Pantai Pangumbahan


13153730481371887011
hamparan pasir putih nan halus di pangumbahan


1315373109320778002
Kehebohan melihat pelepasan anak penyu


13153731611672069499
sunset di Pangumbahan
Satu lagi, bagi pembaca yang ingin berlibur ke Pantai Ujung Genteng disana banyak losmen atau villa bahkan rumah penduduk yang disewakan, bahkan kalau ingin menginap dekat ke Penyu, di sekitar lokasi penangkaran ada wisma milik UPTD (unit pelaksana teknis daerah) penangkaran penyu, Pangumbahan yang katanya juga bisa disewa.


1315373229986889964
Pondok Heksa
Saya merekomendasikan Pondok Heksa, karena dari sekian banyak villa dan pondok yang disewkaan, nampaknya hanya Pondok Heksa yang pelayanannya baik, fasilitas villa yang juga baik serta kebersihan ruangan villa yang cukup baik.


1315373265581198861
Salah satu villa di Pondok Heksa

Aceh

Aceh, pasca Tsunami, menyimpan banyak cerita. Mengenai kebsaran Allah sang Maha Pencipta dan Sang Maha Besar, tiada kuasa yang menandingi kekuasaanNya, sehingga banyaaak sekali kisah-kisah di Aceh yang bisa dijadikan sebagai tadabbur (renungan) terhadap kekuasaanNya. Diantaranya adalah tetap kokoh berdirinya mesjid-mesjid dimana sebagian besar bangunan rumah sudah luluh lantak, mesjid tetap kokoh berdiri. Di Aceh kini sudah didirikan Museum Tsunami, sebagai tempat untuk menceriterakan dahsyatnya tsunami. Museum ni terletak tepat di lapangan Blang Padang yang merupakan tempat yang paling banyak menelan korban. Disamping museum, ada juga perahu yang mendarat di atas atap rumah penduduk yang dinamakan atap perahu "nabi nuh" karena dengan kekuasaanNya, semua penumpang selamat. Disamping itu ada kapal yang sangat besar yang merupakan kapal Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang terbawa arus tsunami hingga ke darat, dan mendarat persis di tengah perkampungan. Ya Allah, semoga bencana tsunami Aceh akan merupakan bencana terakhir bagi negeri kami, amiin.

PLTD Apung


Museum Tsunami